Peringati HUT Kaltim ke-61, Kota Bontang Turut Gelar Upacara

(Bontang, 9 Januari 2018). Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang ke – 61, Pemerintah Kota Bontang turut menggelar upacara yang bertempat di halaman kantor Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan PTSP pada Selasa (9/1/18) pagi tadi.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Walikota Bontang Basri Rase turut hadir didampingi Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang. Tampak hadir juga dalam upacara tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Bontang, Komandan Kodim 0908 Bontang, Kapolres Bontang, Kepala Kejaksaan Negeri Bontang, Ketua Pengadilan Negeri Bontang, Ketua Pengadilan Agama Bontang, Pimpinan Perusahaan dan Bank di Kota Bontang, Para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh-tokoh Adat, Tokoh Wanita dan Pemuda, serta Kepala Sekolah di Lingkungan Wilayah Kota Bontang.

Dalam sambutan Gubernur Kaltim Awang Faroek yang dibacakan oleh Wawali Basri menuturkan bahwa peringatan HUT ke-61 Kaltim haruslah menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas, dan solidaritas untuk melakukan lompatan besar demi mencapai kemajuan Kalimantan Timur.

Pemerintah Provinsi beserta TNI/Polri dan seluruh masyarakat Kalimantan Timur harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara Indonesia khususnya di Kaltim dan sebagai agen perekat Kebhinekaan yang melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila.

Selain itu, kita juga harus menuntaskan program pembangunan nasional melalui inovasi yang berlandaskan pada moralitas publik yang berdasar Pancasila. Kita harus terus memperbaiki diri, tinggalkan cara-cara rutin, dan perkuat semangat debirokkratisasi.

Diakhir sambutannya, secara khusus Awang Faroek menegaskan bahwa tahun 2018 adalah tahun politik karena pada tahun ini akan dilaksanakan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara, pada Juni mendatang. Oleh karena itu, Beliau mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpancing dan terprovokasi dengan beredarnya hoax atau berita-berita bohong yang berpotensi memecah belah dan menghasut masyarakat.

“Mari kita sukseskan pemilihan kepala daerah dan menghargai setiap perbedaan. Kita kembali bersatu dalam semangat keberagaman untuk Kalimantan Timur yang lebih sejahtera di masa depan. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu SARA, tetap jaga kerukunan dan kedamaian demi terlaksananya pemilihan kepala daerah yang tertib, aman dan lancar. Ingat, gunakan hak pilih sebaik-baiknya,” tuturnya.

“Akhirnya, Dirgahayu ke-61 Provinsi Kalimantan Timur, semoga kita semua senantiasa diberikan limpahan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga Kaltim selalu aman damai dan sejahtera sepanjang masa, “ tutupnya.

PPID Kota Bontang