Halaman Utama
 

Tingkatkan Pengetahuan Kesehatan Masyarakat, Radio Praja Luncurkan Program Dokter Radio
Ditulis oleh Hms6   
Kamis, 04 Pebruari 2010
JADI PEMBICARA. Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam bersama dokter spesialis penyakit dalam dr Dyah Sawitri Sp PD saat mengisi siaran Program Dokter Radio di Radio Praja 102.3 FM, Selasa (2/2) lalu.
 

BONTANG – Guna meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan dan pola hidup sehat, Pemerintah Kota Bontang melalui Radio Praja 102.3 FM meluncurkan Program Dokter Radio. Program ini merupakan dialog interaktif yang khusus membahas seputar masalah kesehatan yang akan diisi oleh dokter-dokter ahli.

Melalui program acara ini, masyarakat Kota Bontang dan sekitarnya bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis yang hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut. Dokter spesialis yang dihadirkan setiap acara disesuaikan dengan tema yang selalu berganti setiap minggunya.

Ada yang menarik dari acara yang menghadirkan  dokter spesialis sebagai narasumber ini, yaitu hadirnya Wali Kota Bontang dr H Andi Sofyan Hasdam SpS pada hari Selasa (2/2) lalu pukul 14.00 sampai 15.00 Wita. Kehadiran Sofyan Hasdam dalam acara tersebut bukanlah dalam kapasitasnya sebagai Wali Kota Bontang, tetapi sebagai seorang dokter sekaligus bertindak sebagai moderator dalam acara tersebut.

Menurut Sofyan Hasdam, acara ini bertujuan untuk lebih mendayagunakan dokter yang ada di Bontang sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan. “Pada intinya, melalui acara ini kita ingin lebih mendayagunakan dokter-dokter yang ada. Jadi, selain memberikan pelayanan dan pengobatan kepada masyarakat di rumah sakit, dokter tersebut juga bisa memberikan konsultasi kesehatan kepada masyarakat melalui acara ini. Sehingga kedepannya, kita harapkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan dan kesadaran tentang pola hidup sehat semakin meningkat,” jelas Sofyan Hasdam.

Masyarakat yang ingin berkonsultasi melalui acara ini bisa mendengarkan siaran Dokter Radio yang disiarkan setiap hari Selasa jam 14.00 – 15.00 Wita dan siaran ulang hari Minggu jam 09.00-10.00 Wita. Permasalahan kesehatan yang ingin dikonsultasikan bisa melalui telepon di telpon nomor (0548) 21212 dan 24445 etxn 152 atau melalui sms di 085250887088. (Hms6)

 
Bangkitkan Motivasi, Wali Kota Kunjungi Sekolah, Berharap Penerapan English Day di SLTA
Ditulis oleh Administrator   
Rabu, 03 Pebruari 2010

SIDAK SEKOLAH. Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam didampingi Plt Sekkot Bontang H Abd Azizs SE MM dan Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat H Abd Muis P saat meninjau SMA Negeri I Bontang kemarin.

BONTANG- Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam didampingi Plt Sekkot Bontang H Abd Azizs SE MM dan Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Drs H Abd Muis P Selasa (2/2) sekitar pukul 10.30 Wita mengunjungi SMP Negeri 2 dan SMA Negeri I Bontang.

Usai mengamati fisik bangunan dan fasilitas pendukung sekolah, Wali Kota Sofyan Hasdam juga menyempatkan waktunya berdialog bersama para guru di kedua sekolah tersebut. “Saya selalu katakan bahwa masa depan bangsa, masa depan Bontang terletak ditangan anak-anak kita. Untuk itu, kewajiban kita sekarang adalah bagaimana kita membekali mereka dengan ilmu pengetahuan sehingga tumbuh menjadi generasi yang unggul disegala bidang,” terang Sofyan.

Selain mendapatkan pendidikan disekolah, kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa lanjut wali kota juga sangat penting. “Dulu kita punya klub yang diberi nama global aktif dan unggul yang disingkat dengan sebutan Gaul. Melalui klub ini, kita sebenarnya berharap anak-anak bisa aktif dan unggul dalam persaingan global. Untuk itu saya berharap supaya klub ini kembali diaktifkan,” imbau Sofyan.

Terkait dengan penguasaan bahasa inggris yang kini sudah mejadi bahasa Internasional, wali kota juga menyarankan agar sekolah menerapkan konsep english day. “ Agar penguasaan bahasa inggris kepada siswa bisa berjalan baik, saya sarankan agar sekolah menerapkan sistim english day,” kata Sofyan saat berdialog bersama guru SMA Negeri I Bontang kemarin. (hms1)
Baca selengkapnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 3 dari 9

Latest News
Popular
Web Link
REPUBLIK INDONESIA PEMPROV KALIMANTAN TIMUR PEMKOT TARAKAN PEMKAB BULUNGAN
DEPDAGRI PEMKOT SAMARINDA PEMKAB PENAJAM PASER UTARA PEMKAB TANA TIDUNG
DEPKOMINFO PEMKOT BALIKPAPAN PEMKAB PASER  
BAPPENAS PEMKAB KUKAR PEMKAB MALINAU  
BPKP PEMKAB KUTAI TIMUR PEMKAB NUNUKAN  
LKPP PEMKAB KUTAI BARAT PEMKAB BERAU  

 

Agenda Pemerintah
Januari 2010 Pebruari 2010 Maret 2010
Su Mo Tu We Th Fr Sa
Week 5 1 2 3 4 5 6
Week 6 7 8 9 10 11 12 13
Week 7 14 15 16 17 18 19 20
Week 8 21 22 23 24 25 26 27
Week 9 28
Konsultasi
Hardiman Wahyudi

Hendy

Info
PENGUMUMAN -

INFORMASI PEMBUATAN IKP TA 2010

 
Diinformasikan kepada penyedia barang/jasa di lingkungan Pemerintah Kota Bontang, berkaitan dengan pelaksanaan pengadaan barang/jasa melalui e-Procurement, ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi untuk diverifikasi antara lain :

 

  1. Registrasi IKP melalui Portal e-Procurement Pemerintah Kota Bontang dan membawa Print Out konfirmasi permintaan kunci publik
  2. Membawa Akta pendirian perusahaan/cabang/kuasa direksi (asli dan fotocopy)
  3. Membawa SIUP/IUJK Perusahaan (asli dan fotocopy)
  4. Membawa NPWP perusahaan (asli dan fotocopy)
  5. Membawa Kartu identitas Direktur yang berlaku (asli dan fotocopy)
  6. Membawa Kartu identitas Kuasa (asli) apabila dikuasakan
  7. Direktur WAJIB datang
  8. Apabila perusahaan berbentuk badan hukum Perseroan (PT), maka ditambahkan dokumen pengesahan dari Departemen terkait, misal Dep Kehakiman (asli dan fotocopy).
  9. Pembuatan IKP tidak dipungut biaya.

 

Kepada Penyedia Barang/Jasa harap memperhatikan pengumuman ini. Dan apabila membutuhkan penjelasan lebih lanjut hubungi Helpdesk Sekretariat Layanan e-Procurement Bontang 0548-28412.

 

Atas perhatiannya, disampaikan terima kasih.
 Details...

Tingkatkan Pengetahuan Kesehatan Masyarakat, Radio Praja Luncurkan Program Dokter Radio -
JADI PEMBICARA. Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam bersama dokter spesialis penyakit dalam dr Dyah Sawitri Sp PD saat mengisi siaran Program Dokter Radio di Radio Praja 102.3 FM, Selasa (2/2) lalu.
 

BONTANG – Guna meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan dan pola hidup sehat, Pemerintah Kota Bontang melalui Radio Praja 102.3 FM meluncurkan Program Dokter Radio. Program ini merupakan dialog interaktif yang khusus membahas seputar masalah kesehatan yang akan diisi oleh dokter-dokter ahli.

Melalui program acara ini, masyarakat Kota Bontang dan sekitarnya bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis yang hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut. Dokter spesialis yang dihadirkan setiap acara disesuaikan dengan tema yang selalu berganti setiap minggunya.

Ada yang menarik dari acara yang menghadirkan  dokter spesialis sebagai narasumber ini, yaitu hadirnya Wali Kota Bontang dr H Andi Sofyan Hasdam SpS pada hari Selasa (2/2) lalu pukul 14.00 sampai 15.00 Wita. Kehadiran Sofyan Hasdam dalam acara tersebut bukanlah dalam kapasitasnya sebagai Wali Kota Bontang, tetapi sebagai seorang dokter sekaligus bertindak sebagai moderator dalam acara tersebut.

Menurut Sofyan Hasdam, acara ini bertujuan untuk lebih mendayagunakan dokter yang ada di Bontang sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan. “Pada intinya, melalui acara ini kita ingin lebih mendayagunakan dokter-dokter yang ada. Jadi, selain memberikan pelayanan dan pengobatan kepada masyarakat di rumah sakit, dokter tersebut juga bisa memberikan konsultasi kesehatan kepada masyarakat melalui acara ini. Sehingga kedepannya, kita harapkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan dan kesadaran tentang pola hidup sehat semakin meningkat,” jelas Sofyan Hasdam.

Masyarakat yang ingin berkonsultasi melalui acara ini bisa mendengarkan siaran Dokter Radio yang disiarkan setiap hari Selasa jam 14.00 – 15.00 Wita dan siaran ulang hari Minggu jam 09.00-10.00 Wita. Permasalahan kesehatan yang ingin dikonsultasikan bisa melalui telepon di telpon nomor (0548) 21212 dan 24445 etxn 152 atau melalui sms di 085250887088. (Hms6)

 Details...

Jelang Natal dan Tahun Baru Pemkot Sidak Harga, Stok dan Harga Sembako Normal -

TELITI PRODUK. Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Bontang
Riza Pahlevi (kanan) bersama Kepala Kantor Satpol PP Sulardi saat
melalukan monitoring sidak harga menjelang Hari Raya Natal dan Tahun 2010
di salah satu swalayan kemarin.

 

BONTANG – Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2010, Pemkot Bontang melalui Bagian Ekonomi melaksanakan monitoring atau inspeksi mendadak (sidak). Sasaran kegiatan monitoring kali ini adalah pasar tradisional serta toko modern atau swalayan. Pasar tradisional yang dikunjungi seperti, Pasar Rawa Indah dan Pasar Loktuan, sedangkan toko modern atau swalayan yang dikunjungi adalah, Ramayana, Andhika Plaza, Bontang Plaza dan Koperasi PKT.

 

Tim monitoring terdiri dari Bagian Ekonomi Setda, Balai POM Provinsi Kaltim, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Bontang, Dinas Kesehatan Kota Bontang, Dinas Perikanan, Kelautan dan Pertanian (DPKP) Kota Bontang dan Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bontang.

“Tujuan monitoring ini adalah untuk memantau ketersediaan stok barang sekaligus memonitor kenaikan harga sembako menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2010. Selain itu, kegiatan ini juga untuk memantau barang – barang kadaluarsa yang masih dijual di pasar dan toko – toko modern atau swalayan,” jelas Kepala Bagian Ekonomi Setda Riza Pahlevi.

Dari hasil monitaring kali ini, Riza Pahlevi menjamin persediaan stok sembako di Bontang sampai bulan Januari dipastikan aman. Mengenai kenaikan harga, Riza Pahlevi mengatakan bahwa hanya sebagian kecil saja barang – barang kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga.

“Untuk harga sembako, hanya sebagian kecil saja yang mengalami kenaikan. Kenaikan harga itu pun tidak terlalu jauh, contohnya untuk beras kenaikan berkisar antara 5000 – 10000 rupiah dan gula berkisar 2000 – 3000 rupiah. Tapi, untuk barang – barang kebutuhan pokok yang lain tidak mengalami kenaikan. Jadi, bisa dikatakan secara umum harga sembako relatif stabil,” kata Riza Pahlevi.

Mengenai kenaikan harga beras, menurut Riza Pahlevi bisa jadi dikarenakan cuaca buruk yang belakangan ini kerap terjadi. Keadaaan tersebut mempengaruhi distribusi beras yang sebagian besar berasal dari pulau Jawa dan Makassar.

Dalam monitoring ini, tim monitoring juga mendapatkan barang temuan berupa parfum yang tidak terdaftar di Balai POM atau tidak memiliki ijin edar. Barang – barang temuan tersebut selanjutnya disita oleh tim monitoring untuk ditindaklanjuti.(Hms6)

 

 

 Details...

Bangkitkan Motivasi, Wali Kota Kunjungi Sekolah, Berharap Penerapan English Day di SLTA -
SIDAK SEKOLAH. Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam didampingi Plt Sekkot Bontang H Abd Azizs SE MM dan Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat H Abd Muis P saat meninjau SMA Negeri I Bontang kemarin.

BONTANG- Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam didampingi Plt Sekkot Bontang H Abd Azizs SE MM dan Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Drs H Abd Muis P Selasa (2/2) sekitar pukul 10.30 Wita mengunjungi SMP Negeri 2 dan SMA Negeri I Bontang.

Usai mengamati fisik bangunan dan fasilitas pendukung sekolah, Wali Kota Sofyan Hasdam juga menyempatkan waktunya berdialog bersama para guru di kedua sekolah tersebut. “Saya selalu katakan bahwa masa depan bangsa, masa depan Bontang terletak ditangan anak-anak kita. Untuk itu, kewajiban kita sekarang adalah bagaimana kita membekali mereka dengan ilmu pengetahuan sehingga tumbuh menjadi generasi yang unggul disegala bidang,” terang Sofyan.

Selain mendapatkan pendidikan disekolah, kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa lanjut wali kota juga sangat penting. “Dulu kita punya klub yang diberi nama global aktif dan unggul yang disingkat dengan sebutan Gaul. Melalui klub ini, kita sebenarnya berharap anak-anak bisa aktif dan unggul dalam persaingan global. Untuk itu saya berharap supaya klub ini kembali diaktifkan,” imbau Sofyan.

Terkait dengan penguasaan bahasa inggris yang kini sudah mejadi bahasa Internasional, wali kota juga menyarankan agar sekolah menerapkan konsep english day. “ Agar penguasaan bahasa inggris kepada siswa bisa berjalan baik, saya sarankan agar sekolah menerapkan sistim english day,” kata Sofyan saat berdialog bersama guru SMA Negeri I Bontang kemarin. (hms1)
 Details...

Pemkot Akan Bertindak Tegas, Tertibkan Baliho Tanpa Ijin -

BONTANG - Demi menjaga ketertiban, kebersihan dan keindahan kota. Pemkot Bontang melalui Badan Kesatuan dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) serta Satpol-PP akan melakukan penertiban terhadap spanduk maupun baliho-baliho yang tidak memilki ijin yang dipasang diseluruh wilayah Kota Taman.

Hal ini terungkap dalam rapat tentang sosialisasi surat edaran Peraturan Wali Kota (Perwali) Bontang Nomor 20 Tahun 2008 tentang tata cara, lokasi, dan perijinan penyelenggaraan reklame, yang berlangsung di ruang Rapat “Bessai Berinta” lantai II Kantor Wali Kota Bontang Kamis (27/1) pekan lalu.

Plt Sekretaris Daerah Kota Bontang H Abdul Azizs SE MM dalam arahannya mengatakan, Pemkot melalui Badan Kesbang Linmas, merasa perlu mengatur, menertibkan dan mengendalikan kegiatan-kegiatan Parpol  yang berkaitan dengan spanduk maupun baliho, demi menjaga ketentraman dan ketertiban umum. 

“Maraknya pemasangan spanduk dan baliho, baik dari Parpol maupun pribadi Calon Wali Kota (Cawali) dalam menyongsong Pilwali akhir 2010, maka diperlukan pengaturan, agar tidak mengganggu penataan keindahan kota, kenyamanan, keamanan dan keselamatan masyarakat. Hal itu sesuai dengan Perwali Bontang No. 20 Tahun 2008,” jelasnya.

Abdul Azizs berharap, semua pihak berpartisipasi menjaga dan mewujudkan Motto Kota Bontang sebagai kota yang tertib, agamis, mandiri, aman dan nyaman (Taman). “Penertiban baliho dilakukan salah satunya untuk menciptakan wajah kota yang lebih estetis dan tertib reklame.  Yang  tak lain untuk menyamakan presepsi atau pandangan kita dengan menyelaraskan dengan peraturan yang ada, demi penataan kota yang baik sehingga Bontang ke depan akan lebih tertib lagi dalam penyelenggaraan reklame dan lebih estetis,” kata Azizs.

 Details...

Usung Kesetaraan, Semua Petugas Upacara Perempuan, Peringatan Hari Ibu ke- 81 di Bontang -
HORMATI IBU- Ketua GOW dr Hj Neni Moerniaeni SpOG, Wali Kota Sofyan Hasdam dan Ketua Panitia PHI Dewi Djaka Budi Utama (kiri), bersiap-siap menyerahkan potongan tumpeng kepada salah seorang anggota pasukan kuning sebagai wujud penghormatan jasa-jasa ibu.

 BONTANG- Peringatan Hari Ibu (PHI)  ke 81, Selasa (22/12) kemarin, di Halaman Kantor Wali Kota Bontang, berlangsung khidmat dan lancar.  Berbeda dengan  Upacara PHI sebelumnya,  tahun ini, PHI murni diprakarsai kaum ibu. Inspektur upacara dan seluruh petugas upacara seluruhnya melibatkan kaum ibu.

Peringatan Hari Ibu, merupakan salah satu upaya untuk mengenang dan menghargai kaum perempuan yang telah berperan dalam Kongres Perempuan Indonesia I pada tanggal 22 Desember 1928 di Jogyakarta. Dimana, kaum perempuan juga ikur berjuang  mencapai Indonesia merdeka dan terus mempertahankannya, ucap dr Hj Neni Moerniaeni SpOG  Ketua Gabungan Organisasi Wanita yang juga Ketua DPRD  Bontang, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, membacakan sambutan Menteri Negara Pemberdayaan  Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari S.IP.

Selain membacakan sambutan Meneg PP dan PA, Neni Moerniaeni juga  menyampaikan beberapa hal. Antara lain, pencapaian dan kiprah kaum perempuan dalam pembangunan, khususnya di Kota Bontang.

Banyak hal yang telah kita capai, namun banyak juga yang masih harus diperbaiki. Contohnya saja, angka kematina ibu dan angka kematin anak yang masih cukup tinggi. Harusnya, kita bisa menekan AKI dan AKA hingga nol persen. Ini merupakan tantangan kita bersama khususnya kaum ibu, untuk menekan AKI dan AKA dengan cara  memberi pemahaman kepada ibu hamil, aga selalu menjaga kesehatan, ujar Neni Moerniaeni.

 Selain menyoroti AKI dan AKA, dokter spesialis kandungan itu juga menyampaikan keprihatinnya terhadap  dampak dari kemajuan global, dimana terjadi pergeseran nilai yang membuat sebagian remaja, berprilaku kurang terpuji.

 Details...

Kualitas Pelayanan Harus Melebihi Harapan, Pelayanan Prima ke Masyarakat -

PENANGANAN KELUHAN- Peserta Diklat Penanganan Teknis Pelayanan Keluhan 
Masyarakat, menyimak pemaparan materi dari narasumber
.

BONTANG- Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM), menggelar Diklat Penanganan Teknis Pelayanan Keluhan Masyarakat, tanggal 10-11 Desember 2009 lalu. Diklat  dengan narasumber dari LAN dn GTZ itu, berlangsung di Hotel Bintang Sintuk  dan diikuti 35 peserta dari  sejumlah SKPD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.

“Diklat penangana keluhan masyarakat secara baik dan benar yang dilaksanakan hari ini, merupakan penerjemahan dari reformasi birokrasi yang telah dicanangkan pemerintah beberapa waktu lalu. Penanganan keluhana masyarakat secara baik dan benar, merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang harus dilakukan pemerintah, sebagai upaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tutur Kepala BPPTPM, Drs Fahrullah.

Menurut Fahrullah, penanganan keluhan masyarakat, merupakan salah satu titik lemah aparat pemerintah, yang harus mendapat  perhatian dan perbaikan.

“Terkadang, keluhan masyarakat akan pelayanan yang didapatkan sat berurusan dengan masalah birokrasi, diabaikan. Sehingga, tidak ada upaya perbaikan. Ini merupakan titik kelemahan yang harus segera diperbaiki. Itulah tujuan Diklat Penanganan Keluhan yang dilaksanakan hari ini,” jelas Fahrullah.

Sementara itu, Wali Kota Sofyan Hasdam saat membuka Diklat Penanganan Keluhan Masyarakat mengatakan, penanganan keluhan  merupakan pangkal dari pelayanan.

“Sebab, jika kita bisa menangani keluhan masyarakat secara baik dan benar, maka  dengan sendirinya terjadi perbaikan pelayanan ke arah yang lebih baik. Dengan begitu, pelayanan prima  sebagai wujud dari reformasi birokrasi, bisa tercapai,” ujar Sofyan Hasdam.

Dikatakan Sofyan, pelayanan prima adalah, bila kualitas pelayanan, melebihi harapan masyarakat.

“Contohnya saja, bila dalam mengurus perizinan ditetapkan waktu tiga dan ternyata, dalam prosesnya bisa selesai hanya dalam waktu satu hari saja. Hal seperti itulah yang diinginkan masyarakat dan dikategorikan sebagai bentuk pelayanan prima.Demikian juga saat mengurus KTP, KK dan semacamanya,” kata Sofyan Hasdam.

Ditambahkan Sofyan, aparat pemerintah yang bersentuhan langsung dengan pelayanan, harus peka dalam mendengar dan menangani keluhan.

“Celakanya, terkadang keluhan masyarakat, dinilai sebagai kritik. Sementara, tidak setiap orang siap menerima kritikan. Padahal, kritikan atau keluhan masyarakat, jika ditangani secara baik dan benar, muaranya adalah perbaikan pelayanan. Ini yang harus kita pahami bersama, demi tercapainya pelayanan prima kepada masyarakat,” tandas Sofyan Hasdam. (hms3)

 Details...

Jajak Pendapat
Bagaimana pendapat anda tentang pelayanan publik di Kota Bontang?
 
Internal Link
      
   
Halaman Login





Saya lupa passwordnya?
Statistik Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini81
mod_vvisit_counterKemarin191
mod_vvisit_counterMinggu ini448
mod_vvisit_counterBulan ini1770
mod_vvisit_counterSemua42933
 
 

Copyright © 2009 http://www.bontangkota.go.id - All rights reserved
Pemerintah Kota Bontang
Jl. Awang Long No. 1 Kota Bontang